Keputusan Liverpool untuk mulai menyusun masa depan tanpa Mohamed Salah bukan lagi sekadar spekulasi. Hubungan yang memburuk antara sang winger ikonik dengan Arne Slot telah memaksa klub melihat realitas yang sebelumnya sulit dibayangkan. Dalam situasi ini, pengganti Mohamed Salah menjadi topik sentral yang tak terhindarkan, baik bagi internal klub maupun bagi publik yang mengikuti dinamika Anfield dari dekat.

Salah bukan hanya mesin gol, tetapi juga simbol era kejayaan Liverpool dalam hampir satu dekade terakhir. Namun seiring konflik yang mencuat ke ruang publik dan ketertarikan serius dari Saudi Pro League, Liverpool kini berada di titik di mana perencanaan jangka panjang tak bisa lagi ditunda. Karena itulah, pembahasan mengenai kandidat pengganti Mohamed Salah mulai mengerucut ke sejumlah nama yang dinilai realistis, strategis, dan sesuai dengan arah baru klub.
Mengapa Liverpool Harus Menyiapkan Pengganti Mohamed Salah
Liverpool sejatinya tidak berada dalam posisi terdesak untuk menjual Salah. Namun demikian, dinamika internal klub berkata lain. Pernyataan publik Salah mengenai hubungannya yang retak dengan Slot telah mengubah persepsi. Selain itu, keputusan klub untuk tidak mengemas laga perpisahan emosional sebelum AFCON menunjukkan sikap protektif terhadap posisi negosiasi mereka.

Di sisi lain, minat Saudi Pro League tidak surut. Dengan usia Salah yang telah menginjak 33 tahun, Liverpool berada di persimpangan antara mempertahankan ikon atau memaksimalkan nilai aset terakhirnya. Oleh karena itu, pengganti Mohamed Salah bukan sekadar pengganti posisi, melainkan bagian dari restrukturisasi beban gol dan kreativitas tim.
Pendekatan Liverpool dalam Mencari Pengganti Salah
Alih-alih mencari replika Salah, Liverpool cenderung mengarah pada pembagian tanggung jawab ofensif. Investasi besar yang direncanakan untuk pemain seperti Alexander Isak dan Florian Wirtz menjadi sinyal bahwa klub ingin menyebarkan produktivitas gol ke banyak titik. Maka dari itu, kandidat pengganti Mohamed Salah tidak semuanya bertipe superstar instan.
Pendekatan ini pula yang membuat daftar kandidat terasa beragam, mulai dari pemain muda bertalenta hingga nama mapan yang siap memberi dampak cepat.
Daftar Kandidat Pengganti Mohamed Salah
1. Antoine Semenyo – Bournemouth
Antoine Semenyo menjadi nama pertama yang mencuat. Winger Bournemouth ini dinilai memiliki profil fisik dan dinamika yang cocok dengan Premier League. Meski performanya sempat menurun dalam beberapa pekan terakhir, Liverpool tetap melihat potensi jangka menengah pada pemain Ghana tersebut.

Namun demikian, persaingan ketat dari Manchester City dan Tottenham membuat langkah Liverpool tidak akan mudah. Selain itu, Semenyo lebih tepat disebut sebagai bagian dari rotasi ketimbang pengganti langsung Mohamed Salah.
2. Johan Bakayoko – RB Leipzig
Bakayoko pernah berada dalam radar Liverpool sejak masih berseragam PSV Eindhoven. Kini bersama RB Leipzig, perannya memang menurun, tetapi justru kondisi itu membuka peluang. Bagi Liverpool, Bakayoko bisa menjadi solusi transisi jika kepergian Salah terjadi lebih cepat dari rencana.

Sebagai pengganti Mohamed Salah, Bakayoko menawarkan kecepatan dan kemampuan duel satu lawan satu, meski konsistensinya masih menjadi catatan.
3. Bradley Barcola – Paris Saint Germain
Nama Bradley Barcola membawa dimensi berbeda. Winger PSG ini sempat dikaitkan dengan Liverpool pada musim panas lalu. Meski saat ini kembali mendapat menit bermain karena situasi cedera di PSG, Liverpool diyakini telah melakukan pendekatan awal.

Namun, banderol di atas €100 juta euro membuat Barcola lebih realistis sebagai target jangka panjang. Jika terwujud, ia akan menjadi salah satu pengganti Mohamed Salah dengan status bintang.
Kandidat Muda dengan Potensi Jangka Panjang
Bagian ini menjadi fokus penting karena mencerminkan filosofi rekrutmen Liverpool ke depan.
4. Yan Diomande – RB Leipzig
- Usia 19 tahun
- Performa eksplosif bersama RB Leipzig
- Sembilan kontribusi gol dalam tujuh laga

Perpindahan Diomande ke sisi kanan terbukti menjadi keputusan krusial. Kecepatan, keberanian menggiring bola, serta insting gol membuatnya sangat menarik sebagai pengganti Mohamed Salah jangka panjang. Leipzig tentu tidak akan melepasnya dengan mudah, tetapi Liverpool dikenal sabar dalam investasi talenta muda.
5. Dango Ouattara – Brentford
- Usia 23 tahun
- Adaptasi cepat bersama Brentford
- Kontribusi gol dan assist yang stabil

Ouattara adalah contoh kandidat pengganti Mohamed Salah yang tidak terlalu mencolok, tetapi fungsional. Ia memahami ritme Premier League dan memiliki fleksibilitas posisi. Selain itu, harganya relatif lebih masuk akal dibanding nama lain.
Kandidat Berpengalaman untuk Dampak Instan
Tidak semua kebutuhan bisa dipenuhi oleh proyek jangka panjang. Liverpool juga mempertimbangkan solusi siap pakai.
6. Christian Pulisic – AC Milan
Pulisic kembali menemukan performa terbaiknya di AC Milan. Dengan status sebagai joint top scorer Serie A musim ini, ia menunjukkan kematangan yang sebelumnya diragukan. Meski kini lebih sering bermain sentral, pengalamannya sebagai winger kanan membuatnya relevan sebagai pengganti Mohamed Salah.

Lebih jauh, Liverpool disebut telah lama memantau karier Pulisic, bahkan sejak era Borussia Dortmund.
7. Rodrygo – Real Madrid
Rodrygo menjadi nama paling prestisius dalam daftar ini. Minimnya menit bermain di bawah Xabi Alonso memunculkan spekulasi, meski sang pemain sendiri menegaskan komitmennya.
“As long as Real Madrid wants me, I’ll be here,” ujar Rodrygo pada Oktober lalu.

Pernyataan tersebut dikutip dari Goal.com dan menjadi indikator bahwa transfer ini sangat kompleks. Meski demikian, jika terjadi, Rodrygo akan menjadi pengganti Mohamed Salah dengan dampak global.
8. Nico Williams – Athletic Club
Williams hampir pasti meninggalkan Athletic Club dalam waktu dekat. Meski berposisi utama di sisi kiri, fleksibilitasnya membuat Liverpool tetap tertarik. Release clause sebesar €90 juta dianggap kompetitif untuk pemain seusia dan sekualitas dirinya.

Namun, persaingan dari Arsenal dan Bayern Munich menjadi tantangan tersendiri dalam perburuan kandidat pengganti Mohamed Salah ini.
Opsi Internal yang Tak Boleh Diabaikan
Rio Ngumoha sebagai Kartu Tersembunyi Liverpool
Liverpool sebenarnya memiliki aset internal bernama Rio Ngumoha. Usianya baru 17 tahun, tetapi potensinya disebut generasional. Beberapa transfer eksternal bahkan disebut dibatalkan demi menjaga jalur perkembangan Ngumoha tetap terbuka.

Jika Liverpool berani memberi kepercayaan, pengganti Mohamed Salah bisa datang dari akademi sendiri, sebuah skenario yang sangat sejalan dengan identitas klub.
Arah Baru Liverpool Tanpa Salah
Kepergian Salah, jika benar terjadi, tidak akan menandai kehancuran Liverpool. Sebaliknya, ini bisa menjadi awal redistribusi tanggung jawab ofensif. Dengan rencana belanja besar dan keberanian mempromosikan talenta muda, Liverpool justru terlihat sedang membangun ulang fondasi mereka.
Pada akhirnya, pengganti Mohamed Salah tidak harus satu nama. Bisa jadi jawabannya adalah kombinasi beberapa pemain dengan peran yang lebih seimbang. Anfield mungkin tak lagi memiliki satu raja, tetapi bisa saja memiliki kerajaan yang lebih stabil. Dan bagi Liverpool, itu terdengar seperti rencana yang sangat masuk akal.