Manchester City lepas Oscar Bobb ke Fulham pada bursa transfer Januari setelah kedua klub mencapai kesepakatan senilai £27 juta. Transfer ini bergerak cepat karena dibatasi tenggat registrasi, sementara Fulham berharap Oscar Bobb ke Fulham bisa segera rampung agar sang pemain berpeluang masuk skuad melawan Manchester United akhir pekan ini. Kesepakatan tersebut menjadi titik penting bagi semua pihak, baik City yang menata ulang skuad maupun Fulham yang membutuhkan tambahan kualitas di sektor sayap.
Transfer Oscar Bobb Masuk Tahap Akhir
Fulham dan Manchester City telah menyepakati nilai transfer Oscar Bobb ke Fulham dengan struktur yang menguntungkan kedua belah pihak. Selain dana awal £27 juta, City juga menyertakan klausul strategis dalam kesepakatan ini. Dengan demikian, transfer ini bukan sekadar pelepasan pemain, tetapi juga investasi jangka panjang bagi klub asal Manchester tersebut.

City memasukkan klausul 20% sell on clause yang memungkinkan mereka tetap mendapatkan keuntungan jika Fulham menjual Bobb di masa depan. Selain itu, terdapat matching rights yang memberi City hak untuk menyamai tawaran klub lain jika mereka ingin memboyong kembali sang pemain. Detail ini pertama kali dilaporkan oleh Manchester Evening News dan menegaskan bahwa City masih melihat potensi besar dalam diri Bobb.
Di sisi lain, Fulham bergerak agresif karena waktu terus berjalan. Berdasarkan aturan Premier League, pemain baru harus terdaftar paling lambat siang hari kerja terakhir sebelum pertandingan agar bisa dimainkan. Situasi inilah yang membuat transfer Oscar Bobb ke Fulham disebut berpacu dengan waktu sebagaimana dilaporkan The Sun.
Posisi Oscar Bobb di Manchester City
Oscar Bobb merupakan produk akademi City yang berkembang pesat sejak bergabung pada 2019 dari Vålerenga. Ia dikenal sebagai gelandang serang dengan kemampuan teknis tinggi dan fleksibilitas bermain di tengah maupun sisi lapangan. Profil lengkapnya bisa dilihat melalui laman resmi Manchester City.
Musim 2023/2024 menjadi momen terobosannya bersama tim utama. Gol penentu kemenangan di menit akhir melawan Newcastle pada Januari 2024 menjadi tonggak penting yang mengantar City menuju gelar Premier League. Namun, perjalanan Bobb tidak selalu mulus karena cedera serius menjelang musim berikutnya membuatnya kehilangan momentum.

Kondisi tersebut diperparah oleh persaingan ketat di lini depan City. Kehadiran pemain seperti Phil Foden, Bernardo Silva, Jeremy Doku, Savinho, hingga rekrutan anyar Antoine Semenyo membuat menit bermain Bobb semakin terbatas. Akibatnya, kepindahan Oscar Bobb ke Fulham dipandang sebagai jalan realistis untuk mendapatkan peran lebih konsisten.
Alasan Fulham Mengejar Oscar Bobb
Fulham tidak bergerak tanpa perhitungan. Keputusan melepas Adama Traore ke West Ham membuat mereka kehilangan satu opsi di sektor sayap. Selain itu, masa depan Harry Wilson yang kontraknya hampir habis juga menambah urgensi untuk mendatangkan pemain kreatif.
Dalam konteks ini, transfer Oscar Bobb ke Fulham dianggap solusi ideal. Usianya yang masih 22 tahun, pengalaman di level tertinggi, serta kemampuan bermain di beberapa posisi membuatnya cocok dengan kebutuhan Marco Silva. Walaupun Fulham sempat dikaitkan dengan nama lain seperti Raheem Sterling, sumber internal klub menyebut fokus mereka tetap pada Bobb.

Berikut faktor utama yang membuat Fulham serius memburu sang pemain
- Pengalaman di Tim Juara
Meski menit bermainnya terbatas, Bobb telah merasakan atmosfer tim juara Premier League dan FIFA Club World Cup. Pengalaman ini dinilai penting untuk meningkatkan standar skuad Fulham. - Kebutuhan Langsung di Sektor Sayap
Fulham membutuhkan pemain yang mampu membawa kreativitas dan variasi serangan setelah kehilangan Traore. Bobb menawarkan kemampuan dribel, visi, dan fleksibilitas yang sesuai dengan skema permainan Silva. - Usia Muda dan Potensi Berkembang
Dengan usia yang relatif muda, transfer Oscar Bobb ke Fulham tidak hanya solusi jangka pendek. Ia juga bisa menjadi aset jangka menengah yang nilainya berpotensi meningkat.
Dampak Transfer bagi Manchester City
Bagi City, melepas Bobb bukan berarti kehilangan total. Selain mendapatkan dana segar, klub juga menyeimbangkan neraca setelah belanja besar pada Januari. Masuknya Marc Guehi dan Antoine Semenyo dengan total £82,5 juta membuat City perlu melakukan penyesuaian finansial.

Transfer Oscar Bobb ke Fulham juga membuka ruang bagi pemain lain di skuad City. Dengan kedalaman yang sudah ada, Pep Guardiola cenderung memprioritaskan pemain yang siap memberikan dampak langsung. Dalam beberapa kesempatan, Guardiola bahkan mengisyaratkan bahwa Bobb menginginkan tantangan baru.
City telah melakukan langkah serupa sebelumnya dengan pemain akademi lain. Pola ini menunjukkan strategi klub untuk tetap kompetitif sambil mengelola aset jangka panjang secara cermat.
Perlombaan dengan Waktu Jelang Laga Kontra Manchester United
Salah satu aspek paling menarik dari transfer ini adalah tenggat waktu. Fulham harus menyelesaikan semua proses administrasi sebelum batas registrasi agar Bobb bisa tampil melawan Manchester United di Old Trafford. Laga tersebut penting karena Fulham datang dengan kepercayaan diri setelah memenangkan tiga dari empat pertandingan terakhir mereka.

Jika transfer Oscar Bobb ke Fulham dapat diselesaikan tepat waktu, debutnya akan menjadi cerita tersendiri. Selain menghadapi mantan klub rival City, laga ini juga menjadi panggung besar untuk menunjukkan kualitasnya di hadapan publik Premier League.
Situasi ini menambah tekanan, namun juga peluang. Fulham berharap kehadiran Bobb bisa memberi opsi tambahan di lini serang, terutama menghadapi tim yang sedang berusaha bangkit seperti Manchester United.
Klausul Penting dalam Kesepakatan Transfer
Kesepakatan antara Fulham dan City tidak hanya soal angka transfer. Ada beberapa klausul krusial yang menentukan arah masa depan Bobb dan kedua klub
- Sell on clause untuk City
Manchester City berhak atas 20 persen keuntungan dari penjualan Bobb di masa depan. Klausul ini memastikan City tetap diuntungkan jika performa Bobb melonjak di Fulham. - Matching rights tanpa buy back
City memiliki hak untuk menyamai tawaran klub lain jika Bobb diminati di masa depan. Namun, tidak ada klausul buy back otomatis, sehingga Fulham tetap memegang kendali penuh atas sang pemain. - Status transfer permanen
Transfer Oscar Bobb ke Fulham merupakan transfer permanen, bukan pinjaman. Hal ini memberi kepastian peran dan stabilitas bagi sang pemain.

Oscar Bobb dan Tantangan Baru di Craven Cottage
Bagi Bobb sendiri, pindah ke Fulham membuka babak baru dalam kariernya. Setelah mengalami cedera panjang dan persaingan ketat di City, ia membutuhkan lingkungan yang memberi kepercayaan dan menit bermain reguler. Fulham menawarkan hal tersebut dengan tuntutan yang tetap tinggi.

Kehadiran Marco Silva yang dikenal piawai mengembangkan pemain muda menjadi faktor tambahan. Dengan sistem yang jelas dan kebutuhan nyata di lini serang, kepindahan Oscar Bobb ke Fulham berpotensi menjadi langkah tepat untuk menghidupkan kembali progres kariernya.
Apa Arti Transfer Ini bagi Fulham dan City
Transfer ini mencerminkan dinamika modern Premier League. Klub besar seperti City harus terus menyeimbangkan ambisi dan manajemen skuad, sementara klub seperti Fulham memanfaatkan peluang untuk merekrut pemain berkualitas tinggi yang membutuhkan panggung baru.

Jika Bobb mampu beradaptasi cepat, Fulham bisa mendapatkan keuntungan besar baik secara teknis maupun finansial. Sebaliknya, City tetap terlindungi melalui klausul yang mereka sematkan dalam kesepakatan.
Pada akhirnya, Manchester City melepas Oscar Bobb ke Fulham bukan sekadar berita transfer biasa. Ini adalah pertaruhan waktu, potensi, dan ambisi. Jika semua berjalan sesuai rencana, Fulham mungkin mendapatkan permata baru, sementara City tetap tersenyum melihat investasi akademinya terus menghasilkan nilai. Dan jika Bobb langsung bersinar, publik Premier League akan segera tahu bahwa kepindahan ini bukan keputusan setengah matang, melainkan langkah penuh perhitungan yang siap diuji di lapangan.