Arsenal kembali kena batunya! Bermain di kandang sendiri, The Gunners malah harus menelan kekalahan pahit 0-1 dari West Ham United pada Sabtu, 22 Februari 2025. Lebih ironis lagi, gol tunggal yang membuat mereka keok lahir dari kaki Jarrod Bowen di menit ke-44. Seakan belum cukup apes, Arsenal juga harus bermain dengan 10 orang setelah Myles Lewis-Skelly diganjar kartu merah di menit ke-73. Dengan hasil ini, peluang juara makin samar. Tapi tenang, Mikel Arteta tetap pede, karena harapan itu katanya masih ada.

Arteta: “Menyerah? Hanya Kalau Saya Berubah Jadi Fans Tottenham!”
Meski kini Arsenal tertinggal 11 poin dari Liverpool yang asyik sendirian di puncak klasemen, Arteta bersikeras timnya belum habis. Ia dengan penuh keyakinan menyatakan bahwa The Gunners masih bisa bersaing. Mungkin ini semacam strategi motivasi, atau bisa juga bentuk denial level maksimal.

“Kalau ada yang bilang ke kalian di awal musim bahwa kami bakal bermain dengan 10 orang di lima pertandingan dan tetap berada di papan atas, mungkin kalian bakal ketawa. Tapi inilah buktinya. Kami punya ambisi, kami punya ketahanan. Dan saya pastikan, kami tidak akan menyerah!” ujar Arteta.
Pernyataan ini tentu terdengar heroik. Namun, fakta di lapangan menunjukkan Arsenal kini makin sering terpeleset di momen-momen penting. Kalau begini terus, fans Arsenal mungkin harus mulai berlatih mental untuk menyaksikan parade juara tanpa tim kesayangan mereka di dalamnya.
Liverpool Makin Jauh, Arsenal Makin Berat
Sementara Arsenal masih sibuk berandai-andai bisa mengejar Liverpool, tim asuhan Jürgen Klopp justru semakin jauh meninggalkan mereka. The Reds baru saja mengalahkan Manchester City 2-0 di Etihad Stadium pada Minggu, 23 Februari 2025. Mohamed Salah dan Dominik Szoboszlai mencetak gol yang memastikan Liverpool melesat sendirian di puncak klasemen.

Jarak 11 poin tentu bukan angka yang kecil. Dengan performa Liverpool yang semakin stabil, harapan Arsenal untuk menyalip mereka ibarat menunggu Erling Haaland gagal cetak gol selama satu musim penuh bukan tidak mungkin, tapi jelas nyaris mustahil.
Statistik Arsenal di Februari 2025: Naik Turun Kayak Sinyal Wi-Fi Murah
Performa Arsenal sepanjang bulan Februari 2025 bisa dibilang penuh drama. Ada kemenangan besar, ada juga kekalahan yang bikin pusing. Berikut adalah rangkumannya:
Tanggal | Lawan | Skor Akhir | Kompetisi |
---|---|---|---|
2 Februari 2025 | Manchester City | Menang 5-1 | Liga Inggris |
15 Februari 2025 | Leicester City | Menang 2-0 | Liga Inggris |
22 Februari 2025 | West Ham United | Kalah 0-1 | Liga Inggris |
Dari tiga pertandingan ini, terlihat jelas bahwa Arsenal masih sulit untuk konsisten. Kadang menang besar, tapi kadang juga kalah dalam laga yang seharusnya bisa dimenangkan. Ini seperti seseorang yang diet ketat selama seminggu, lalu menyerah dan makan sepuasnya di akhir pekan.
Masalah Cedera & Kartu Merah: Arsenal Suka Cari Masalah Sendiri?
Salah satu alasan mengapa Arsenal mulai kehilangan pijakan dalam perburuan gelar adalah badai cedera yang menghantam skuad mereka. Pemain-pemain kunci seperti Gabriel Jesus, Kai Havertz, Bukayo Saka, dan Gabriel Martinelli harus absen karena cedera. Tanpa mereka, Arsenal terlihat kurang tajam.
Tidak hanya itu, masalah disiplin juga menjadi kendala besar. Arsenal sudah mengoleksi lima kartu merah musim ini. Jika terus begini, Arsenal mungkin bisa mengajukan rekor sebagai tim dengan jumlah kartu merah terbanyak dalam satu musim. Mungkin Arteta perlu membuka kelas etika sepak bola untuk para pemainnya.

Namun, meskipun keadaan makin sulit, Arteta tetap tidak kehilangan optimisme.
“Kami sangat kecewa, tentu saja marah. Tapi ini bukan akhir dari segalanya. Kami akan bangkit!” katanya.
Kalau Arsenal benar-benar bisa bangkit dan menyalip Liverpool, itu bakal jadi keajaiban lebih besar daripada Leicester City juara Liga Inggris 2016. Tapi, melihat kondisi mereka sekarang, sepertinya lebih realistis kalau fans Arsenal mulai pasrah dan fokus mengejar posisi empat besar saja.
Masih Ada Harapan? Ya, Kalau Liverpool Mendadak Lupa Cara Menang
Meskipun peluang juara makin tipis, Arteta tetap menegaskan bahwa Arsenal belum menyerah.
“Dan atas mayat saya, kami akan berhenti berpikir seperti itu!” tegasnya.

Ucapan ini mungkin bisa memotivasi para pemainnya, tapi tetap saja, Arsenal tidak hanya butuh semangat juang. Mereka juga butuh Liverpool dan Manchester City kehilangan banyak poin. Singkatnya, mereka harus berharap tim lain bermain buruk sebuah strategi yang cukup menarik kalau Anda adalah seorang penonton netral.
Dukung Arsenal & Jangan Ketinggalan Update Sepak Bola!
Bagi kalian yang masih percaya bahwa Arsenal bisa juara, teruslah berdoa dan tetap optimis. Namun, jika ingin update sepak bola yang lebih realistis, kunjungi BolaBanter.com dan follow Instagram @bolabanterdotcom untuk berita terbaru, meme sepak bola, dan sedikit hiburan di tengah drama Arsenal.
Karena bagaimanapun juga, sepak bola tidak hanya soal menang dan kalah, tapi juga soal bagaimana kita bisa tetap tertawa meskipun tim favorit kita makin jauh dari trofi.
Sumber: